Money Game
Money Game memang menggunakan sistem piramid yang sama dengan MLM. Tetapi Money Game bukanlah bisnis jualan produk. Di sini seorang member diminta untuk menanamkan uangnya pada perusahaan (istilah kerennya; investasi) dan perusahaan berjanji bahwa uang tersebut nantinya bisa diambil kembali dengan nilai berlipat ganda.Bagaimana cara menggandakannya? Perusahaan meminta si Member untuk mencari sejumlah oranng untuk menjadi downline-nya dan ikut menanamkan uang mereka di perusahaan. Uang para downline inilah yang nantinya akan diberikan kepada Member yang pertama dengan nilai 3 kali lipat dari nilai yang telah di-invest-nya. Selebihnya menjadi milik perusahaan.
Ilustrasinya begini; Si A menanamkan uang Rp. 100 kepada perusahaan. Lalu si A mencari (maksimal) 8 orang member baru untuk menjadi downline-nya. Ke delapan orang tersebut juga menanamkan uang masing-masing Rp. 100 ke perusahaan.
Total uang yang masuk adalah; Rp. 100 + Rp. 800 = Rp. 900. Uang sebesar Rp. 300 diberikan kepada si A sesuai yang dijanjikan perusahaan pada akhir periode, sisanya Rp. 600 menjadi milik perusahaan. Lalu bagaimana cara perusahaan membayar kembali uang milik 8 orang downline si A? Yang dilakukan perusahaan adalah meminta ke delapan orang tersebut untuk mencari masing-masing delapan orang lagi sebagai downline mereka. Begitu seterusnya.
Jadi pada dasarnya perusahaan berhutang sebesar Rp. 100 kepada si A dengan janji mengembalikan 3 kali lipat. Lalu perusahaan meminjam kembali dari 8 orang teman si A dengan janji yang sama. Hasil pinjaman tersebut digunakan untuk mengembalikan uang plus bunga kepada si A. Lalu perusahaan meminjam uang lagi dari 64 orang lainnya untuk dibayarkan kepada 8 orang teman si A, dst dst dst. Intinya perusahaan ini pada dasarnya tidak memiliki uang. Yang mereka miliki hanyalah hutang, yang semakin lama semakin banyak dan semakin banyak.
Jika perusahaan berhasil mengumpulkan uang dari para member sebesar 1 milyar di awal tahun. maka di akhir tahun perusahaan tersebut harus berhasil mengumpulkan dana sebesar minimal 3 milyar dari member yang baru, untuk dibayarkan kepada member awal. Di akhir tahun berikutnya, perusahaan tersebut harus mampu mengumpulkan 9 milyar untuk dibayarkan kepada member. Tahun berikutnya lagi, 27 milyar dst.
Target jumlah pengumpulan dana HARUS tercapai setiap tahun. H A R U S ! ! ! Kalau tidak tercapai, maka akan ada sejumlah member yang tidak terbayarkan. Dan itu akan fatal akibatnya.
Tapi apakah ada perusahaan yang selalu berhasil mencapai target setiap tahunnya? Setahu saya tidak ada. Perusahaan raksasa sekelas Microsoft, Apple, General Motor dan Toyota, pun pernah mengalami masa surut. Tapi mereka bisa tetap survive karena memiliki aset dan dana cadangan dari tahun sebelumnya. Oke, kalaupun General Motor bangkrut, mereka bisa menjual aset untuk membayar hutang kepada bank dan investor.
Tapi kalau perusahaan Money Game itu tidak memiliki aset. Mereka hanya memiliki hutang. Jadi kalau bangkrut, mereka tidak mungkin bisa membayar hutang kepada siapapun.






0 komentar:
Posting Komentar